Mengapa Kepastian Aturan Minerba Menjadi Kunci Menjaga Investasi?
By Admin

Ilustrasi
nusakini.com, Penegasan pemerintah bahwa skema Gross Split tidak akan diterapkan pada sektor minerba memiliki arti strategis di tengah kebutuhan Indonesia menarik investasi besar untuk mendukung hilirisasi.
Dalam beberapa waktu terakhir, muncul kekhawatiran bahwa perubahan pola kerja sama dapat mengubah kalkulasi bisnis yang telah disusun perusahaan tambang. Jika perubahan dilakukan secara mendadak, risiko investasi dapat meningkat dan mempengaruhi minat investor baru.
Dari perspektif kebijakan, pemerintah menghadapi dua kepentingan sekaligus. Di satu sisi, negara ingin memperoleh manfaat ekonomi yang lebih besar dari sumber daya alam. Di sisi lain, pemerintah harus menjaga stabilitas regulasi agar investasi tetap tumbuh.
Pernyataan Menteri ESDM menunjukkan bahwa pemerintah saat ini lebih memilih menjaga kesinambungan aturan dibanding melakukan perubahan fundamental pada sistem minerba.
Pendekatan tersebut sejalan dengan kebutuhan program hilirisasi yang memerlukan investasi jangka panjang dan modal besar. Kepastian regulasi sering kali menjadi faktor yang sama pentingnya dengan insentif fiskal dalam menarik investor.
Karena itu, pesan utama dari kebijakan ini bukan sekadar soal tidak adanya Gross Split di sektor tambang, melainkan komitmen pemerintah untuk menjaga prediktabilitas iklim usaha. (*)